THE
HEINICH, MOLENDA, RUSELL AND SMALDINO MODEL DISERTAI PEMBELAJARAN MODEL ASSURE
Megawati
Wijihastuti (2014820223) Fakultas Ilmu Pendidikan (PGSD)
Megaw9495@gmail.com
Abstrac
This
study adapted the research and development (R&D) design by Smaldino,
Lowther and Russell (2005), which covers the following stages: Analyze
learners, State objectives, Select methods, Utilize media and materials,
Require learners’ participation & Evaluate and revise (ASSURE). The procedures
of the materials development include: (1) Analyze the learners’ needs, (2)
Develop the listening materials, (3) Obtain the expert validation, (4) Revise
the materials, (5) Utilize the materials, (6) Evaluate and revise the materials
and (7) Finalize the product. . The data were gathered using the interview
guide, expert validation checklist and students’ questionnaires.
BAB I
PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Peningkatan mutu pendidikan adalah salah satu tantangan bagi
dunia pendidikan, bukan hanya saat sekarang tapi telah berlangsung dari dahulu.
Berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, daalam hal ini
guru memegang peranan yang sangat penting atau guru merupakan ujung tombak
dalam peningkatan mutu pendidikan. Untuk meningkatkan mutu pendidikan juga
tidak terlepas dengan mutu pembelajaran yang dilakukan.
Menurut Chusniyati (2005) bahwa untuk melakukan reformasi
pendidikan secara efektif harus ada restrukturisasi model-model pembelajaran
setiap guru dituntut memiliki persiapan yang matang, perencanaan pembelajaran
yang sistematis dan aplikatif serta semua tindakan guru harus terukur dengan
baik, agar tidak salah dalam mengajar. Dalam proses pembelajaran yang
dilakukan, agar mencapai hasil yang optimal seharusnya dilakukan secara terencana.
Seperti yang dikemukakan oleh Heinich (1996) bahwa jika akan menggunakan media
dan teknologi secara efektif, maka harus merencanakan secara sistematis untuk
menggunakannya. Untuk merencanakan proses pembelajaran tentu harus melalui
tahap-tahap atau langkah-langkah yang baik agar proses pembelajaran yang
dilakukan berhasil secara optimal. Seperti yang dikemukakan oleh Heinich (1996)
bahwa Model ASSURE adalah pedoman untuk langkah-langkah dalam
proses perencanaan. Dalam makalah ini akan diuraikan enam langkah model ASSURE dalam
merencanakan proses pembelajaran..
I. 2 TUJUAN
Adapun tujuan
penulisan makalah ini:
1. Agar mahasiswa mengetahui Model ASSURE sebagai
langkah-langkah yang sistematis dalam menggunakan media.
2. Agar mahasiswa menerapkan Model ASSURE dalam
merencanakan pembelajaran yang akan dilakukan sehingga tujuan pembelajaran akan
tercapai.
I. 3 MANFAAT
Artikel ini diharapkan memberikan manfaat sebagai
pengetahuan untuk merencanakan proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran
akan tercapai
BAB II
PEMBAHASAN
Heinch, molenda, Russell
dan smaldino (1999) hadir kelas model berorientasi pengembangan
instruksional mereka, menjamin, dalam apa yang saat
ini teks perguruan tinggi yang paling
banyak diadopsi pada
media instruksional dan teknologi bagi para guru saat
ini dan masa depan. Sementara beberapamungkin berpendapat itu
adalah bukan model pengembanganyang
lengkap atau formal instruksional, guru dapat dengan
mudah mengidentifikasi dengan proses perencanaan yang
sistematis menggambarkan dan
cocok untuk realitas k-12kelas.
. 1 Model ASSURE
Menurut Heinich (1996) Model ASSURE adalah
pedoman umum untuk langkah di dalam proses perencanaan, yang secara umum ada
enam langkah yaitu:
1. Analyze Learner (Analisis Siswa)
2. State Objektive (Menentukan Tujuan)
3. Select Methodes,
Media, materials (Memilih Metode, Media dan Materi)
4. Utilize Media and
Material ( Menggunakan Media dan Materi)
5. Require Learner Participation (Membutuhkan
partisipasi siswa)
6. Evaluate and Revise ( Evaluasi dan
Revisi)
II. 1. Analyze Learner (Analisis Siswa)
Langkah pertama untuk merencanakan secara
sistematis dalam menggunakan media adalah analisis siswa, menurut Heinich
(1996) siswa dapat dianalisis menyangkut (1) karakteristik umum siswa, (2)
kompetensi khusus (pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa), (3) gaya
belajar siswa.
II. 2. State Objective (Menentukan Tujuan)
Langkah kedua Model ASSURE adalah
menentukan tujuan secara spesifik mungkin. Menurut Heinich (1996) bahwa ABCD
adalah baik untuk menentukan tujuan pembelajaran, yaitu ( 1 )A (Audience)
atau siswa, yaitu apa yang bisa dilakukan oleh siswa setelah pembelajaran.
Contoh siswa kelas tiga SMP (audience). (2)B (Behavior) atau tingkah
laku, yaitu kata kerja operasional yang menggambarkan kemampuan siswa
(audience) setelah pembelajaran, contoh mengetahui, mempelajari, mempraktekkan,
mendefinisikan, (3) C (Condition) atau kondisi, yaitu pernyataan dari
tujuan yang menyatakan performance (pelaksanaan) yang
dapat diobservasi. Contoh : dengan diberikan kalimat present
tense (condition) siswa (audience) dapat menentukan
bentukkata kerja pertama (behavior) dengan tepat (degree),
(4) D (degree) atau tingkat (derajat), yaitu menyatakan standar atau
kriteria. Contoh: siswa (audience) dapat membedakan kalimat present
dan past tense (behavior) jika diberikan dua kata kerja yang berbeda (condition)
dengan tepat (degree).
Menurut Heinich (1996) bahwa tujuan pembelajaran dapat diklasifikasikan
menjadi tiga, yaitu: kognitif, afektif dan psikomotor.
II. 3. Select Methods, Media, and Materials (Memilih Metode,
Media dan Materi)
Langkah ketiga Model ASSURE adalah
memilih metode, media dan materi. Setelah mengidentifikasi siswa dan menentukan
tujuan, berarti telah membuat titik awal (pengetahuan, keterampilan dan sikap
siswa) dan titik akhir (tujuan) dari pembelajaran. Pada langkah ini adalah
menghubungkan antara kedua titik dengan memilih metode yang tepat dan format
media, kemudian memutuskan materi yang dipilih untuk diimplementasikan.
Perencanaan sistmatis untuk menggunakan media tentu menuntut metode, media da
materi dipilih secara sietmatis. Proses pemilihan mempunyai 3 langkah, yaitu
(1) memutuskan metode yang tepat untuk memberikan tugas pembelajaran, (2)
memilih format media yang sesuai untuk melaksanakan metode. (3) memilih,
memodifikasi dan mendesain materi secara spesifik. Untuk memutuskan materi yang
akan diimplementasikan ada tiga pilihan: (1) memilih materi yang tersedia, (2)
memodifikasi materi yang ada, (3) mendesain materi baru.
II. 4. Utilize Media and Material (Menggunakan Media dan Materi)
Langkah keempat di dalam Model ASSURE adalah
menggunakan media dan materi oleh siswa dan guru. Menurut Heinich (1996)
direkomdasikan prosedur menggunakan berdasarkan pada penelitian luas, dan
mengikuti langkah “5P” yang pembelajarannya berbasis guru atau berpusat pada
siswa. “5P” tersebut yaitu:
1. Preview the Materials
(Meninjau Materi)
2. Prepare Materials
(Menyiapkan Materi)
3. Prepare the Environmental
(Menyiapkan Lingkungan)
4. Prepare the Learner
(Menyiapkan Siswa)
5. Prepare the Learning Experience (Menyiapkan
Pengalaman Pembelajaran)
II. 5. Require Leaner
Participation (Membutuhkan Partisipasi Siswa)
Pendidik yang merealisasikan partisipasi aktif dalam
pembelajaran akan meningkatkan kegiatan belajar. Belajar merupakan suatu proses
untuk mencoba berbagai perilaku dengan hasil yang menyenangkan. Dengan
pendekatan ini berarti perancang pembelajaran harus mencari cara agar pebelajar
melakukan sesuatu. Disarankan bahwa pebelajar membangun skema mental ketika
otaknya secara aktif mengingat atau mengaplikasikan beberapa konsep atau
prinsip.
II. 6. Evaluate (menilai)
Evaluasi
dari revisi meupakan komponen yang paling penting untuk mengembangkan kualitas
pembelajaran.
1.Menilai
hasil pebelajar
2.Menilai
metode dan media
3.Revisi
Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran
Nama
Sekolah :
SDN
Kelas/Semester :
IV/ I
Tema :
Peduli Terhadap Makhluk Hidup
Sub
Tema :
Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku
Alokasi
Waktu : 5 JP
(175 menit)
A. Kompetensi Inti :
|
1.
Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
||
2.
Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, perduli dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya.
|
|||
3.
memahami pengetahuan faktua dengan cara
mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan
menaya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan tuhan dan
kegiatannya dan benda-benda yang dijumpainya di rumah,sekolah dna tempat
bermain.
|
|||
4.
Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
|||
B. Kompetensi Dasar :
|
IPA
|
: 3.1 Menjelaskan bentuk luar
tubuh hewan dan tumbuhan serta fungsinya
4.1 Menuliskan Hasil Pengamatan
tentang bentuk luar hewan dan tumbuhan seta fungsinya
|
|
IPS
|
: 3.5 memahami manusia dalam
dinamika interaksi dengan lingkungan alam,social, budaya dan ekonomi
4.5 Menceritakan manusia dalam dinamika
interaksi dengan lingkungan alam, social, budaya dan ekonomi
|
||
PPKn
|
: 3.2 Memahami hak dan kewajiban
sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari dirumah, sekolah dan masyarakat
4.2 Melaksanakan kewajiban
sebagai warga di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat
|
||
B.
Ind
|
3.1 Mengagali informasi teks dan laporan hasil
pengamatan tentang gaya, gerak, energy panas, bunyi dan cahaya dengan bantuan
guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan
memilah kosa kata baku
4.1 Mengamati, mengolah dan menyajikan teks
laporan hasil pengamatan tentang tentang gaya, gerak, energy panas, bunyi dan
cahaya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis
dengan memilih dan memilah kosa kata baku
|
||
C. Indokator
|
.
|
1. Menuliskan dan mempresentasikan
hasil pengamatan tentang bentuk luar tumbuhan dan fungsinya
|
|
2. 2. Menjelaskan hubungan antara
hewan dengan tumbuhan dan manusia dengan tumbuhan
3.
3
Memberikan contoh kewajiban sebagai warga terhadap tumbuhan dan hewan
setelah berdiskusi
|
|||
4. 4. Menggali informasi hasil pengamatan
|
|||
D. Tujuan Pembelajaran
|
1. Setelah melakukan pengamatan,
siswa mampu menuliskan dan mempresentasikan hasil pengamatan
tentang bentuk luar dari tumbuhan dan fungsinya dengan benar
|
||
2. 2. Setelah membaca dan berdiskusi tentang laporan
hasil pengamatan, siswa mampu menggali informasi dari teks hasil laporan
pengamatan lebih mendalam
3. Setelah mengamati gambar dan
membaca teks, siswa mampu menjelaskan hubungan antara hewan dengan tumbuhan
dan manusia dengan tumbuhan
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu memberikan contoh
kewajiban sebagai warga terhadap hewan dan tumbuhan sebanyak-banyaknya
|
|||
E. Alat yang digunakan :
1. Kamera
digital
2. Komputer
3. Printer
4. Lembaran
pengamatan
5. Alat
tulis
F. Media :
1. Tumbuhan
disekitar sekolah
2. Buku
siswa
G. Strategi Pembelajaran
Kooperatif Learning
H. Metode :
1. Discovery
2. Diskusi
3. Tanya Jawab
3. Tanya Jawab
I. Langkah Pembelajaran
Kegiatan
|
Kegiatan Guru
|
Kegiatan
Siswa
|
Alokasi
Waktu menit
|
Awal
|
Guru melakukan apersepsi tentang
pelajaran yang terdahulu
|
Siswa mendengarkan penjelasan guru
|
10
|
Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan hari ini
|
Siswa mendengarkan penjelasan guru
|
15
|
|
Inti
|
Guru membagi siswa
dalam kelompok
|
Siswa membagi diri dalam 3
kelompok
|
10
|
Guru membimbing siswa dalam
melakukan pengamatan
|
Siswa melakukan pengamatan di
halaman sekolah
|
40
|
|
Guru membinbing dan memfasilatasi
siswa dalam melakukan persiapan presentasi
|
Siswa melakukan persiapan untuk
presentasi laporan hasil pengamatan
|
30
|
|
Guru memberikan penguatan terhadap
hasil laporan siswa
|
Siswa melakukan presentasi
perkelompok
|
50
|
|
Guru memfasilitasidan membimbing
siswa dalam diskusi
|
Siswa melakukan diskusi/tanya
jawab dengan berdasarkan hasil presentasi kelompok yang tampil
|
||
Penutup
|
Guru memberikan tugas yang
terdapat pada buku siswa
|
Siswa mengerjakan tugas yang
terdapat pada buku siswa
|
10
|
Guru memberikan penguatan terhadap
jawaban siswa
|
Siswa berdiskusi tentang jawaban
pada tugas yang telah dikerjakan pada buku siswa
|
10
|
|
Guru menyampaikan kesimpulan dari
pembelajaran hari ini
|
Siswa mendengarkan guru tentang
kesimpulan pembelajaran hari ini
|
10
|
J. Penilaian
1. Hasil
pengamatan tentang bentuk luar tumbuhan dinilai dengan daftar periksa (IPA)
No
|
Kriteria
|
Ya
|
Tidak
|
1
|
Siswa mampu menggambarkan dan
menuliskan sedikitnya 3 ciri-ciri daun
|
||
2
|
Siswa mampu menggambarkan dna
menuliskna sedikitnya 3 ciri-ciri bunga
|
||
3
|
Siswa mampu menggambarkan dna
menuliskna sedikitnya 3 ciri-ciri akar
|
||
4
|
Siswa mampu menuliskan deskripsi
tentang daun/bunga/akar berdasarkan bentuk, warna, ukuran dna tekstur
|
2. Diskusi
untuk menggali informasi laporan hasil pengamatan dinilai dengan rubric diskusi
(Bahasa Indonesia)
Rubric
Diskusi
|
|||
Kiteria
|
Bagus sekali
|
Cukup bagus
|
Perlu berlatih lagi
|
Mendengarkan
|
Selalu mendengarkan teman yang
sedang berbicara (2)
|
Mendengarkan teman yang sedang
berbicara namun sesekali masih perlu diingatkan (1,5)
|
Masih perlu diingatkan untuk
mendengarkan teman yang sedang berbicara (1)
|
Komunikasi non verbal (kontak
mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah & suara)
|
Merespon dan menerapkan komunikasi
non verbal dengan tepat. (3)
|
Merespon dengan tepat terhadap
komunikasi non verbal yang ditunjukan teman (2)
|
Membutuhkan bantuan dalam memahami
bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukan teman (1)
|
Partisipasi (menyampaikan ide,
perasaan, pikiran)
|
Isi pembicaraan menginspirasi
teman. Selalu mendukung dna memimpin lainnya saat diskusi (3)
|
Berbicara dan menerangkan secara
rinci, merespon seseuai dnegan topic (2)
|
Jarang berbicara selama proses
diskusi berlangsung (1)
|
Penilaian = nilai kriteria 1 +nilai kriteria 2 +nilai kriteria 3 /skor maximal x 10
Skor max = 8
3. Hubungan
manusia,hewan dan tumbuhan dinilai dengan daftara periksa (IPS)
No
|
Kriteria
|
Ya
|
Tidak
|
1
|
Siswa mampu menuliskan hubungan
antara manusia lebah dan bunga
|
||
2
|
Siswa mampu menuliskan manfaat
yang diperoleh dari lebah
|
||
3
|
Siswa mampu menuliskan manfaat
yang diperoleh dari bunga
|
||
4
|
Siswa mampu menuliskan manfaat
yang diperoleh manusia
|
4. Kewajiban
sebagai warga terhadap tumbuhan dinilai dengan daftar periksa (PPKn)
No
|
Criteria
|
Ya
|
Tidak
|
1
|
Siswa mampu memberikan sedikitnya
2 contoh kewajiban mereka terhadap hewan dengan benar
|
||
2
|
Siswa mampu memberikan sedikitnya
2 contoh kewajiban mereka terhadap tumbuhan dengan benar
|
||
3
|
Siswa mampu menggambarkan dna
menuliskna sedikitnya 3 ciri-ciri akar
|
||
4
|
Siswa mampu menuliskan deskripsi
tentang daun/bunga/akar berdasarkan bentuk, warna, ukuran dna tekstur
|
Penerapan Model ASSURE Dalam
Rencana Pembelajaran
1. Analysis
Learner
a. General
Chateristics
Siswa
pada kelas IV SD yang berusia sekitar 10-12 tahun, dalam tahapan operasional
kongrit menurut teori perkembangan kognitif yang dikemukakan Piaget, dimana
dalam tahap ini anak akan dapat mengurutkan, mengklasifikasikan, serta
penghilangan egosentrisme (memandang dalam sudut pandang orang lain). Dengan
mengunakan cooperatif learning dengan metode discovery dan diskusi dianggap
sesuai untuk perkembangan kognitif mereka.
b. Learning
Styles
Sebagian
besar siswa pada kelas ini memiliki gaya belajar visual dan kinestetik. Dimana
ini terlihat dari pengamatan guru dalam pembelajaran sebelumnya
c. Entry
Competency
Pada
pembelajaran sebelumnya siswa telah belajar tentang hewan dan tumbuhan, namun
siswa masih kesulitan terhadap penanaman konsep dari suatu bentuk morfologi
bagian dari tumbuhan. Contohnya semua daun itu berbentuk oval, padahal tidak
semua daun berbentuk oval.
2. State
Standars and Objectives
Ini
telah dijelaskan secara rinci dalam kurikulum 2013 dalam bentuk kompetensi
inti, kompetensi dasar, indicator dan tujuan pembelajaran.
3. Select
Strategies, Technologies, Medias and Materials
a. Select
Strategies
Strategi
yang dipada pada pembelajaran ini adalah menggunakan cooperative
learningdengan metode Learning Together dimana tiap
kelompok menghasilkan sebuah produk berupa media presentasi berupa gambar. Pada
metode ini tidak ada kompetisi baik antar kelompok maupun antar anggota dalam
kelompok. Jumlah anggota kelas adalah 30 siswa. Anggota kelas akan dibagi dalam
3 kategori yaitu daun, bunga dan akar. Setiap kategori terdapat 2 kelompok
dengan jumlah masing-masing anggota kelompok adalah 5 orang. Dalam
mempresentasikan hasil pengamatan tiap kelompok diberi waktu ±6 menit.
b. Select
Technologies
Teknologi
yang dipilih pada pembelajaran ini adalah kamera digital, computer dan printer.
Walaupun siswa memiliki keterbatasan dalam menggunakan alat-alat ini, guru
berusaha mengintegrasikan teknologi ICT dan melibatkan siswa secara langsung
dalam penggunaannya. Dalam melakukan pengamatan siswa diminta untuk memfoto
objek pengamatan dengan menggunakan kamera digital, lalu guru akan mentrasfer
foto tersebut dan membimbing siswa untuk mencetak sendiri foto yang telah
mereka ambil.
c. Select
Medias
Media
yang digunakan pada pembelajaran ini adalah buku siswa dimana materi ajar telah
terdapat didalamnya serta gambar hasil pengamatan tiap kelompok yang akan
dipresentasikan. Hasil cetakan gambar dipilih untuk presentasi karena siswa
belum mampu menggunakan softwere presentasi.
d. Select
Materials
Materi
ajar telah tersedia pada buku siswa yang telah dimiliki oleh masing-masing
siswa.
4. Utilize
Technology, Medias and Materials
a. Utilize
Technology
Teknologi
yang gunakan adalah camera digital, computer dan printer. Karena kamera,
computer dan printer yang bisa digunakan hanya satu, maka dalam penggunaanya
masing-masing kelompok harus bergantian menggunakannya. Sebelum menggunakan
alat, guru melakukan persiapan apakah alat yang akan digunakan tidak ada
masalah sehingga dalam pemebelajaran alat siap dipakai dan tidka mengahabiskan
banyak waktu.
b. Utilize
Media
Dalam
menggunakan media gambar sebagai media presentasi, dalam kegiatan persiapan
presentasi, guru membimbing siswa bagaimana cara menggunakan gambar untuk
mempresentasikan hasil pengamatan mereka.
5. Require
Leaner Partisipation
Dalam
pembelajaran ini siswa dilibatkan dalam menentukan sendiri objek pengamatan
mereka, menggunakan sendiri kamera digital dan mencetak sendiri gambar yang
akan mereka presentasikan. Selain keterlibatan dalam kegiatan praktek, siswa
juga terlibat dalam tanya jawab dan diskusi.
6. Evaluate
Dalam
pembelajaran ini, guru mengevaluasi hasil belajar siswa dan pelaksanaan
pemebelajaran hari ini. Untuk hasil belajar, guru menggunakan lembar pengamat
dan rubric untuk diskusi. Penilaian dilakukan secara individual dan kelompok.
Secara individual, skore didapatkan dari tugas individu yang telah dikerjakan,
dan partisipasi serta kontribusi individu dalam kelompok. Sedangkan penilaian
kelompok diberikan melalui penghargaan (reward).
Untuk
mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran, guru mencocokan kembali dengan rencana
yang telah dibuat, apakah sesuai dengan alokasi waktu, strategi yang digunakan
sudah tepat atau apakah media yang digunakan telah sesuai. Dengan
evaluasi ini, guru bisa merevisi RPP yang telah dijalankan sebagai referensi
untuk pembelajaran yang akan datang.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
ASSURE adalah singkatan dari:
menganalisis pelajar, bertumpu pada bahan obyektif, Pilih media
dan bahan, Memanfaat kan media dan bahan, Membutuhkan,
partisipasi pembelajaran dari pendidik, perlu ada evaluasi serta revisi
Heinich, molenda, Russell
dan smaldino, guru harushati-hati tentang
kelayakan menganalisis semua atributpembelajar. Mereka
berpendapat bahwa hanya dipilih 'karakteristik umum dan
dipilih kompetensi entri tertentudiperiksa. Mereka
juga menyarankan bahwa 'gaya
belajar'dianggap, tetapi mengakui masalah mendefinisikan
dan mengukur karakteristik.
MeskipunHeinich, Molenda, Russelldan
modelSmaldino berfokus pada media dan pemilihan bahan dan
pemanfaatan, berbeda dengan pandangan yang lebih luas dari
proses ID, yang banyak menawarkan guru kelas.